Situs Poker 0nline Terbaik Indonesia | Poker88 | Agen Judi Poker Online
SELAMAT DATANG DI POKERHULK. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Saturday, July 24, 2021

Lithuania Tuduh Belarus soal Arus Masuk Migran


Ilustrasi, sumber foto: wallpaperbetter.com


Poker Hulk - Lithuania menuduh Belarus berada di balik arus masuk migran baru-baru ini ke negaranya. Setelah sebelumnya ada gelombang migran dari Irak yang masuk ke Lithuania melalui perbatasan Belarusia.


Pernyataan ini membuat perseteruan antara Lithuania dan Belarusia meningkat, setelah Lithuania bersedia menampung pemimpin oposisi Sviatlana Tsikhanouskaya ke pengasingan.


Penangkapan sembilan migran Irak di Lithuania


Pada Senin (6/7/2021) pemerintah Lituania menuduh Belarusia sengaja membawa migran ke negaranya secara rutin. Pernyataan itu bertepatan dengan penangkapan sembilan pencari suaka Irak yang memasuki Lithuania melalui perbatasan Belarusia menyusul masuknya ratusan migran ilegal baru-baru ini.


Dilansir dari Associated Press, Menteri Dalam Negeri Lithuania Agne Bilotaite mengatakan bahwa, “Sangat jelas bahwa dalam perang hibrida melawan Lithuania, sehingga gelombang migrasi ilegal menjadi salah satu cara. Gelombang migran ilegal yang bepergian ke Lithuania tidak terjadi secara acak. . Ini adalah migran ilegal. Itu datang secara terorganisir. Dan ada penerbangan dari Baghdad dan Istanbul ke Minsk."


Sebanyak 160 migran telah memasuki Lituania tahun ini


Sepanjang 2021, sebanyak 160 migran, sebagian besar dari Irak, telah memasuki perbatasan Lituania-Belarus sepanjang 680 km. Bahkan, jumlah ini tiga kali lipat dari arus masuk migran pada tahun 2020.


Kelompok terakhir yang memasuki Lithuania adalah sembilan warga Irak pada hari Minggu. Bahkan satu pekan lalu, ada 52 migran ilegal yang ditahan oleh petugas perbatasan Lituania, yang mayoritas adalah warga negara Irak, Suriah, Belarusia, dan Rusia yang mencari suaka ke negara-negara Baltik.


Menanggapi hal ini, Uni Eropa bersedia membantu Lithuania menangani masalah migran ilegal dan pencari suaka. Hal ini juga terkait dengan perbatasan Lithuania-Belarusia yang merupakan batas terluar dari blok Uni Eropa, dikutip dari laman The Independent.


Meningkatnya perselisihan antara Lituania dan Belarusia


Dikutip dari Newsweek, selama beberapa tahun Lituania dan Belarusia terlibat ketegangan atas dukungan negara Baltik itu kepada Sviatlana Tsikhanouskaya. Bahkan Lithuania juga menuduh kecurangan pemilu Belarusia yang berujung pada terpilihnya kembali Presiden Alexander Lukashenko setelah 26 tahun menjabat.


Dalam beberapa pekan terakhir, Lithuania dan Belarusia juga saling mengusir diplomat. Satu bulan yang lalu, UE juga memberikan sanksi kepada Belarus dengan melarang maskapai penerbangannya menggunakan bandara dan melintasi wilayah udara 27 negara UE.