Ilustrasi. Polusi udara di Jakarta. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho
Poker Hulk - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengambil putusan atas gugatan Koalisi Ibu Kota Jakarta terkait pencemaran udara. Hal ini diharapkan dapat menjadikan Jakarta sebagai tempat yang layak huni.
“Ini bisa menjadi titik balik perbaikan kondisi lingkungan di Jakarta, agar Jakarta menjadi kota yang layak untuk ditinggali,” kata anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Eneng Malianasari dalam keterangannya, Senin (20/9/2021).
Isu uji emisi gas yang belum familiar di masyarakat
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan Koalisi Ibu Kota terkait pencemaran udara dan memvonis sejumlah pejabat negara, termasuk Anies, yang dinyatakan bersalah atas pencemaran udara di ibu kota.
Secara konstitusional, Pemprov DKI Jakarta telah diberikan beberapa peraturan terkait udara seperti Pergub Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor yang juga mengatur tilang bagi pelanggar uji emisi, namun aturan tersebut masih terasa asing di masyarakat.
“Sosialisasi dan penegakan aturan menjadi kunci keberhasilan penerapan aturan di Jakarta. Ini yang menjadi kelemahan dari Pemprov DKI Jakarta sehingga aturan hanya menjadi formalitas ada tanpa penerapan," ujarnya
Anies diminta segera menyelesaikan grand design pengendalian kualitas udara
Eneng mengatakan, jika Anies serius menjalankan putusan atas gugatan pencemaran udara, langkah strategis dalam menjalankan hukuman juga harus tertuang dalam Ingub Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022 pada bagian Perubahan Iklim dan Pengendalian Pencemaran Udara.
“Kita tidak hanya butuh komitmen, tapi juga langkah nyata Pemprov DKI Jakarta juga harus mempercepat penyelesaian Grand Design Pengendalian Kualitas Udara sesuai dengan ingub tersebut,” ujarnya.
Mengawal masalah lingkungan, mulai dari tenggelamnya Jakarta dan polusi udara
Dikatakannya, tingginya polusi udara di Jakarta cukup mengkhawatirkan, sebagaimana disampaikan Direktur Air Quality Life Index (AQLI) Kenneth Lee bahwa polusi udara dapat mengurangi umur penduduk Jakarta hingga 5,5 tahun.
"Kami akan terus mengawasi tindak lanjut dari vonis tersebut. Jangan sampai Jakarta menjadi kota yang tidak layak huni karena diprediksi akan tenggelam dan memiliki tingkat polusi udara yang parah," kata anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu.

